5 Tips Mengembangkan Website untuk Perusahaan

by | May 22, 2023 | SERVICES, Tips dan edukasi | 0 comments

Sekedar punya website saja tidak cukup

Di era saat ini yang serba berbasis teknologi dan digital, punya sebuah website adalah kebutuhan wajib bagi setiap perusahaan / bisnis. Namun apakah punya sebuah website saja cukup untuk menunjang pertumbuhan bisnis? Tentu saja hal ini bisa berbeda-beda hasilnya untuk tiap perusahaan. Satu hal yang pasti, website yang dikembangkan dengan baik tentu akan lebih berpotensi untuk meningkatkan nilai perusahaan di mata publik serta menunjang terjadinya potensi penjualan, entah itu berupa produk ataupun jasa.

Pertanyaannya: Apakah saat ini website perusahaanmu sudah cukup bagus dan sesuai kebutuhan? Apakah ada yang perlu diperbarui?

Website Baik = Konveksi Baik

Fungsi dari adanya website bagi sebuah perusahaan tentu saja berbeda-beda. Ada perusahaan yang hanya butuh website untuk menunjukkan profil perusahaan ke publik (Company Profile), ada yang butuh website sebagai wadah transaksi (Marketplace), ada pula yang digunakan untuk menunjang proses bisnis/operasional perusahaan (Absensi, Training, POS, ERP, dsb).

Apapun fungsinya, website yang didesign dan dikembangkan dengan baik akan menghasilkan konversi yang baik juga, entah itu berupa banyaknya pengguna yang menghubungi kontak tertera, submit form, atau melakukan purchase pada website.

Dari semua tips yang ada, berikut OZIP merangkum 5 hal utama yang perlu diperhatikan saat kamu merancang sebuah website untuk perusahaanmu:

1. The Purpose : Tujuan Sebuah Website

Jika perusahaanmu adalah penyedia jasa tertentu, biasanya website yang dibutuhkan ialah sebuah simple company profile yang berisi informasi dari jasa-jasa yang disediakan, pricelist, beserta informasi kontak yang bisa dihubungi. Sementara jika perusahaanmu menjual produk-produk tertentu, biasanya yang dibutuhkan adalah sebuah website marketplace dimana pengguna bisa melihat list produk, how to order, dan informasi pembayaran.

Model dan fitur-fitur dari sebuah website, bergantung kepada tujuan beserta jenis bisnisnya. Apakah itu untuk meningkatkan branding perusahaan dan mendapatkan kepercayaan calon konsumen? Untuk memudahkan pelanggan melihat dan mempelajari produk/jasa yang ditawarkan? Atau untuk meningkatkan penjualan dengan memposisikan website sebagai landing page.

 

Tentukanlah jawaban dari hal-hal tersebut sebelum kamu mengembangkan website untuk perusahaan.

2. Developers: Siapa yang akan mengembangkan?

Dengan Setelah tujuan sebuah website jelas, pertanyaan selanjutnya ialah: Siapa yang akan mengembangkan website ini? Apakah tim internal perusahaan? Atau perusahaan butuh mencari pihak ketiga/outsourcing yang bisa membantu pengembangan website ini?

Jika perusahaan menggunakan jasa pihak ketiga, maka pastikan reputasi dan kemampuan dari vendor tersebut. Perlu diperhatikan juga agar pihak ketiga melakukan proses pengembangan dengan baik dan profesional, melakukan konsultasi terlebih dahulu, software testing, dan dikembangkan dengan teknologi terkini.

3.Website Structure: Ikuti “best practice” saat ini

Jika kamu pernah melihat bagaimana tampilan website pada tahun 2010 dahulu, lalu dibandingkan dengan tampilan website-website saat ini, tentu bentuk tampilannya sudah sangat berbeda. Hal ini karena seiring pekembangan dan waktu, teknologi dalam mengembangkan website terus diperbarui dan berubah-ubah. Penting bagi perusahaanmu untuk bisa menyesuaikan tampilan website dengan tren dan teknologi pengembangan yang digunakan saat ini agar lebih user friendly dan tidak ketinggalan zaman.

Beberapa hal yang biasanya jadi best practice saat ini ialah: tampilan yang mobile responsive, tampilan simple dengan banyak white space, menggunakan fresh image atau grafis design, design tombol yang user firendly, menggunakan bahasa pemrograman terbaru, dan sejenisnya.

4. The Content: Jalan untuk customer menuju CTA

Yang paling penting dari semua aspek website tentunya adalah isi konten dari website itu sendiri. Konten yang disajikan di website harus sesuai dengan audiens perusahaan, menjawab kebutuhan mereka (apa yang mereka cari), serta tidak terlalu bertele-tele. Biasanya pengunjung suatu website hanya melihat dan screening secara cepat, sehingga konten yang mudah direview dan dipahami akan membuat pengunjung lebih nyaman.

Pastikan website perusahaanmu mengandung semua informasi yang dibutuhkan pelanggan secara singkat, padat, dan jelas. Akan lebih bagus jika website juga menampilkan konten berupa “How to Order” atau “FAQ” agar lebih memudahkan pengunjung memahami jasa/produk yang ditawarkan. Cantumkan informasi kontak yang jelas agar pengunjung tidak kebingungan saat ingin menghubungi pihak perusahaan.

5. CTA: Apa endingnya?

Pada akhirnya, ada “action” tertentu yang kita harapkan dari orang yang mengunjungi website kita. Pastikanlah bahwa website yang kamu kembangkan benar-benar mengarahkan pengunjung menuju “action” tersebut.

Misalnya, yang kamu harapkan adalah agar pengunjung mengisi form kontak dan email, atau agar pengunjung mendaftarkan akun, bisa juga dengan diarahkan ke kontak whatsapp admin. Tentukan hal ini dengan seksama dan pastikan agar semua susunan dan konten pada website perusahaanmu mengarahkan pengunjung melakukan hal ini.

*Tips: Letakkan button CTA di bagian yang mudah terlihat

Konsultasi adalah Kunci!

Bagaimanapun bentuk website yang kamu inginkan bergantung pada kebutuhan perusahaan dan bisnis. Agar pengembangan website benar-benar efektif, penting sekali bagi kamu untuk berkonsultasi secara detail dengan vendor yang akan mengerjakannya. Jika kamu butuh konsultasi terkait pengembangan website untuk perusahaan, OZIP menyediakan sesi free konsultasi untuk membantu kamu merancang website perusahaan yang baik dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Kunjungi: https://ozip.co.id/.

Contact Us!

Perusahaanmu butuh software berupa website/aplikasi/dashboard untuk pengembangan bisnis?
Ingin custom software sesuai kebutuhan?
Hubungi kami di https://ozip.co.id/contact-us/!
(FREE KONSULTASI)